PROFIL SINGKAT
KATA PENGANTAR
Secara empirik perubahan tuntutan global berdampak terhadap eksistensi lembaga pendidikan madrasah, perubahan tersebut mengharuskan setiap pengelola madrasah dalam semua komponen dan indikatornya, agar mampu melakukan perubahan dengan mensinergikan seluruh potensi yang dimiliki guna pengadabtasian terhadap tuntutan perubahan tersebut. Dalam rangka menjawab keharusan pengadabtasian tersebut, maka sistem managerial pengembangan madrasah harus dirumuskan dalam konsep yang terukur sehingga dapat di implementasikan dengan baik. Sistem pengembangan madrasah harus di bangun secara konprehensif,
terukur dan implementatif. Terkait dengan hal tersebut maka pengembangan madrasah harus memiliki Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) empat tahun dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang nanti dituangkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
Madrasah Aliyah Negeri 2 Kabupaten Gorontalo sebagai salah satu lembaga pendidikan milik pemerintah sekaligus sebagai salah satu satuan kerja di bawah Kementerian Agama, harus mampu beradabtasi dengan perkembangan yang ada, oleh karena itu sangat dibutuhkan rumusan program yang dituangkan dalam bentuk Rencana Kerja Madrasah (RKM) MTs Negeri 1 Bone Bolango, baik menenangah dan tahunan.
Pertimbangan-pertimbangan dalam rumusan program kerja tentunya harusmelihat perkembangan kekinian dan kewilayahan. Kekinian dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan remaja terdidik saat ini, dan kewilayahan yakni bentuk pengadabtasian dan singkronisasi terhadap perkembangan lingkungan penyelenggaraan pendidikan. Harapannya adalah out put yang dihasilkan oleh Madrasah Aliyah Negeri 2 Kabupaten Gorontalo dapat memenuhi espektasi masyarakat sebagai user.
A. Foto Madrasah

B. Sejarah Singkat
1. Letak MAN 2 Kabupaten Gorontalo
MAN 2 Kabupaten Gorontalo berada di Kabupaten Gorontalo terletak di Jalan Abd. Gani Habibie. Lokasi ini berada di pusat Kecamatan yakni Kecamatan Tabongo, sehingga memudahkan Madrasah untuk melakukan koordinasi dan komunikasi juga berdekatan dengan Kecamatan Batudaa, Kecamatan Dungaliyo dan Kecamatan Bongomeme yang terbilang cukup jauh dari pusat Kota Kabupaten Gorontalo. MAN 2 Kabupaten Gorontalo berdampingan dengan MTSN 2 Kab. Gorontalo dan SPN Gorontalo Letak ini menjadikan MAN 2 Kabupaten Gorontalo berada dalam lingkungan masyarakat yang cukup aman.
2. Karakter dan Budaya Masyarakat
Berdasarkan analisis konteks yang dilakukan, MAN 2 Kabupaten Gorontalo sebagai satuan pendidikan yang diminati penduduk sekitar, dengan potensi wilayah/letak yang strategis di tengah kecamatan memiliki beberapa kekuatan diantaranya: 1) Masyarakatnya gemar olahraga Sepak Bola; 2) Di kecamatan Tabongo memilki para Tokoh Agama yang menjunjung tinggi adat istiadat; 3) Masyarakat tabongo juga termasuk masyarakat memiliki karakter keras,
3. Karakter Orang Tua
Rendahnya kepedulian orang tua terhadap pendidikan di pengaruhi oleh pendidikan orang tua. Tidak Lulus SD 11%, SD 60%, SMP sederajat 6%, SMA/sederajat 19%, Sarjana/magister 4% dan rendahnya semangat belajar anak-anak.Orang tua MAN 2 Kabupaten Gorontalo sebagian besar adalah petani, dari data orang tua peserta didik petani 61 %, Nelayan 6%, Buruh Harian 5% yang memiliki penghasilan rendah yang dikategorikan ekonomi rendah dengan presentase 72 %, PNS 5%, Pedagang 10% serta wiraswasta 13 %.
4. Kurikulum MAN 2 Kabupaten Gorontalo.
Kurikulum MAN 2 Kabupaten Gorontalo selain Kurikulum K13 untuk kelas XI.XII juga Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) Kelas X, disusun sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Kurikulum Operasional Madrasah (KOM), ini di susun di awali dengan sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) kepada guru-guru di lanjutkan dengan diagnosis asessmen terhadap kompetensi peserta didik pada numeresi dan literasi juga penelusuran pada bakat, minat dan cita-cita peserta didik kemudian dikembangkan dengan mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP) yang sudah disusun secara Nasional kemudian diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran berdasar Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang menjadi bagian isi modul ajar atau RPP. Penyusunan Kurikulum Operasional MAN 2 Kabupaten Gorontalo ini mengakomodir kebutuhan para pelajar mengembangkan kemampuan ketrampilan abad 21 yang meliputi integrasi PPK, literasi, 4C (Creative, Critical thinking, communicative, dan Collaborative), dan HOTS (Higher Order Thinking Skill).
5. Budaya Berprestasi
Budaya berprestasi di MAN 2 Kabupaten Gorontalo dibuktikan dari:
a. Berbagai prestasi lomba bidang Akademik dan non akademik yang diraih peserta didik dari tingkat kota, propinsi dan nasional. Contoh prestasi yang selalu diraih adalah bidang Kompetesi Sains Nasional (KSN), Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Kompetisi Karya Inovasi Pelajar.
Non Akademik MAN 2 Kabupaten Gorontalo Selalu turut serta dalam MTQ baik ditingkat Kabupaten, Tingkat Provinsi bahkan tingkat Nasional.
b. Persaingan dalam kegiatan ekstrakurikuler , sehingga mampu untuk berkompetisi dalam berbagai bidang baik keagamaan, kepramukaan, olahraga, seni dan kegiatan lainya.
6. Budaya Literasi
Peserta didik MAN 2 Kabupeten Gorontalo memiliki budaya literasi yang sangat rendah. Kegiatan literasi yang menjadi budaya didik MAN 2 Kabupeten Gorontalo di antaranya:
a. Kegiatan membaca dan menuliskan resume karya fiksi maupun non fiksi pada setiap mata pelajaran yang dilaksanakan pada saat pembelajaran dimulai. Di kelas X awal, kegiatan ini membutuhkan waktu untuk membiasakan. Tetapi selanjutnya, budaya ini menjadi motivasi peserta didik sehingga berdampak pada budaya senang membaca di mana saja dan kapan saja.
b. Kegiatan tantangan membaca 500 halaman karya fiksi selama 1 bulan pertama pada awal tahun ajaran.
c. Karya sastra yang dihasilkan dapat berupa novel, cerpen, sajak, puisi, atau bentuk lain. Hasil karya ini kemudian dibukukan di setiap kelas
7. Budaya Peduli Lingkungan
Sesuai dengan Visi Madrasah Budaya Lingkungan sudah menjadi Kegiatan Wajib. Peserta didik MAN 2 Kabupaten Gorontalo memiliki budaya lingkungan yang baik. Bukti budaya ini adalah beberapa kegiatan yang dilakukan baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Contoh kegiatan intrakurikuler adalah projek kolaborasi dengan tema Bebas Sampah, yang melibatkan semua Unsur dan elemen dalam Madrasah. Untuk kegiatan ekstrakurikuler.
C. Peserta Didik MAN 2 Kabupaten Gorontalo
1. Input Peserta didik
Peserta didik MAN 2 Kabupaten Gorontalo lebih banyak berasal dari MTsN 2 Kabupaten Gorontalo dan SMP Satap dan sekitarnya. Penerimaan Peserta Didik Baru dilaksanakan dengan sistem online, sehingga peserta didik di MAN 2 Kabupaten Gorontalo sejak Tiga Tahun Terakhir ini bervariasi dari jarak paling dekat hingga menyebar di beberapa kecamatan yakni Kecamatan Batudaa dan kecamatan Dungaliyo. Setelah melalui ujian Kompotesi dan penelusuran bakat dan minat yakni Input Data peserta didik yang belum bisa membaca Al-Quran : Data Tahun Pelajaran 2023-2024
|
KELAS |
JLH |
IQRA’ |
PRESENTASE % |
AL-QUR’AN |
PRESENTASE % |
|
X |
113 |
76 |
67.25 |
37 |
32.74 |
|
XI |
114 |
48 |
42.10 |
66 |
57.89 |
|
XII |
127 |
81 |
63.77 |
46 |
36.22 |
|
JLH |
354 |
205 |
58 |
149 |
42 |
Dengan demikian dari data yang ada bahwa presentase rata-rata peserta didik yang belum bisa membaca Al-Qur’an 58 %, yang sudah di Al-Qur’an 42%.
2. Akademik
Rendahnya semangat belajar anak-anak terlihat dari nilai Akademik ini di sebabkan anak-anak sebagian besar tidak melanjutkan keperguruan tinggi.
Data 3 Tahun Terakhir
|
TAHUN |
JLH |
MELANJUTKAN |
PRESENTASE % |
TIDAK MELANJUTKAN |
PRESENTASE % |
|
2022 |
123 |
32 |
26 |
91 |
74 |
|
2023 |
101 |
20 |
20 |
81 |
80 |
|
2024 |
143 |
20 |
14 |
123 |
86 |
|
|
|
|
|
|
|
3. Budaya kemandirian berorganisasi peserta didik ditunjukkan adanya banyaknya kegiatan OPDIM, baik secara umum maupun kegiatan di setiap bidang sub seksi di OPDIM. Pada kegiatan ini peserta didik mampu mengoganisir dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan serta pendanaannya uang kepesertadidikan. Peserta didik mampu bekerja mandiri dengan bimbingan Guru pendamping dan Kesiswaa.
4. Alumni MAN 2 Kabupaten Gorontalo dalam melanjutkan study keperguruan Tinggi sangat rendah dari data 4 tahun terakhir.
|
TAHUN |
JUMLAH |
MELANJUTKAN |
TIDAK MELAJUTKAN |
|
2022 |
123 |
32 atau 26% |
91 atau 74% |
|
2023 |
101 |
20 atau 20% |
81 atau 80% |
|
2024 |
143 |
20 atau 14% |
123 atau 86% |
Dari data menunjukkan Alumni dalam melanjutkan study keperguruan Tinggi sangat rendah dari data 3 tahun terakhir rata-rata 80 %, namun alumni banyak yang sukses di berbagai bidang pekerjaan, baik dalam pemerintahan, POLRI/TNI, Anggota Dewan maupun swasta. Alumni tersebut memiliki perkumpulan yang telah berbadan hukum. Para alumni ini memiliki kepedulian yang sangat besar baik kepada Madrasah maupun kepada adik angkatannya yang masih menjadi peserta didik di Madrasah.
5. DATA PRESTASI MADRASAH TAHUN 2023 sd 2025
|
NO |
JENIS KEGIATAN |
TINGKAT |
PERINGKAT |
|
1 |
LAPORAN PENYERAPAN ANGGARAN |
Provinsi |
I |
|
2 |
E RKAM BOS |
Kabupaten |
I |
|
3 |
MADRASAH SEHAT |
Provinsi |
II |
|
4 |
LAPORAN KEUANGAN, BMN, PERSEDIAAN |
Provinsi |
III |
D. Visi, Misi,Program Unggulan Madrasah, Tujuan Madrasah dan Sasaran Madrasah dan Motto Madrasah.
1. Visi
Visi berkaitan dengan pandangan ke depan menyangkut kemana instansi pemerintah harus dibawa agar dapat berkarya secara konsisten dan tetap eksis, antisipatif, inovatif, serta produktif. Berdasarkan hal itulah maka Visi Masdrasah Aliyah Negeri 2 Kabupaten Gorontalo dirumuskan semua stacholder yaitu :
” MADRASAH RUKUN DAN BERINVESTASI”
Penjelasan Visi:
a. Rukun, artinya ;
- Mempererat rasa kebersamaan atau ukhuwa sesama civitas MAN 2 Kabupaten Gorontalo
- Mewujudkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan profesional dalam melaksanakan tugas dan fungsi secara tertib.
b.Berinvestasi artinya ;
-Madrasah mewujudkan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional.
-Madrasah mewujudkan anak-anak yang memiliki kemampuan akademik, non akademik serta memiliki skill dan jiwa wirausaha/interpreniur sehingga mampu bersaing dan sanggup menghadapi tantangan global.
-Madrasah mewujudkan anak-anak yang berkarater yang memiliki tiga kecerdasan yakni kecerdasan IQ Pengetahuan, ESQ Emosial dan SQ Spritual”.
2.Misi
Untuk mencapai visi madrasah, maka visi tersebut dijabarkan dalam beberapa misi dan program, yakni:
1. Mendidik Siswa yang santun, dan berakhlak mulia
2. Meningkatkan Prestasi Akademik dan non Akademik
3. Menumbuhkan Kreatifitas, Jiwa Interpreniur, skill dan kemandirian peserta didik.
4. Meningkatkan pembelajaran berbasis IT
3. Program Unggulan Madrasah
I. Keagamaan
- Tahfidzul Qur’an
- Tahfidzul Hadist
- Tamyiz
- Kaligrafi
- Pembinaan Arabic Club
- Pembinaan khatib
- Pembinaan English Club
II. Akademic
- Pembinaan Olimpiade sains,
- Kompetisi Sains
- Madrasah dan Myres
III. Kewirausahaan
- Pelatihan Mikeup,
- Baber Shop
IV. Pembinaan Ekstrakurikuler
- Pembinaan pramuka
- Putsal
- Voly Ball
- Sepak Bola
- Takraw
- Tenis Meja
- Seni
4. Tujuan Pendidikan MAN 2 Kabupaten Gorontalo
a. Menciptakan lingkungan Madrasah yang ramah, dan berkarakter Islami
b. Meningkatkan disiplin tenaga pendidik dan peserta didik Meningkatkan kemampuan pendidik dan tenaga kependidikan dalam tugas dan fungsinya
c. Meningkatkan standar ketuntasan belajar dan prestasi belajar dengan nilai minimal 7,5, serta hasil Ujian Nasional (UN) yang berkualitas dengan nilai minimal 5.0.
d. Meningkatkan kemampuan Baca tulis Al-Qur’an 90%
e. Mengoptimalkan pembinaan pengembangan diri, pramuka olahraga, seni, olimpiade sains dan kecakapan hidup peserta didik
f. Menumbuhkan Kreatifitas, Jiwa Interpreniur, skill dan kemandirian peserta didik.
g. Meningkatkan sarana dan prasarana yang memadai
5. Sasaran
MAN 2 Kabupaten Gorontalo sebagai salah satu pengemban amanah pendidikan mempunyai sasaran menjadi Madrasah Unggul, baik di tingkat provinsi Gorontalo maupun tingkat nasional. Untuk mencapai target tersebut maka MAN 2 Kabupaten Gorontalo mempunyai kiat :
1. Meningkatkan kualitas maupun kuantitas siswa yang diterima di Perguruan Tinggi favorit dengan standar pendidikan yang lebih tinggi baik dalam negeri maupun luar negeri
2. Memaksimalkan perolehan prestasi akademik yang baik dan memuaskan setelah berada di Perguruan Tinggi
3. Melengkapi dan memperbaiki fasilitas /sarana prasarana yang kurang atau telah rusak
4. Meningkatkan inovasi dan profesional tenaga pendidik dan kependidikan di MAN 2 Kabupaten Gorontalo.
5. Pelayanan prima baik untuk masyarakat, guru dan anak didik serta seluruh warga MAN 2 Kabupaten Gorontalo.
MOTTO MADRASAH
” SMART AND RELIGIUS ” CERDAS DAN BERAGAMA ”
